Warning: copy() [function.copy]: Filename cannot be empty in /home4/icfbosto/public_html/joas/wp-content/plugins/mytube/mytube.php on line 220
ada banyak orang protestan mengatakan bahwa term ecclesia reformata semper reformanda merupakan trademark protestantisme. mereka lazimnya merujuk pada tulisan gisbertus voetius (1589-1676), yg aslinya berbunyi ecclesia reformanda quia reformata (gereja harus diperbarui karena sudah diperbarui). sebenarnya pandangan ini kurang tepat, karena term semper reformanda sebenarnya berakar jauh dalam tradisi katolik sebelumnya. bukan ecclecia reformata tapi semper reformanda atau ecclesia semper reformanda.
gereja katolik selalu mengklaim bahwa ecclesia semper reformanda (gereja selalu diperbarui) selalu harus didampingkan dengan klaim lain ecclesia semper eadem (gereja selalu sama). ketika keduanya disatukan akan muncul pemahaman yang agak berbeda dari yg dipaparkan voetius. dengan kedua term itu gereja katolik ingin menegaskan bahwa gereja sekaligus sama sekaligus diperbarui. pembaruan berarti pemurnian (semper purificanda).
ada poin penting dari klaim gereja katolik yang harus digumuli oleh orang-orang protestan, karena term ecclesia reformata (gereja yang sudah diperbarui) bisa mengakibatkan keterputusan total dari gereja segala abad.
[diedit dari sebuah posting ke sebuah milis]

July 3rd, 2008 at 7:09 pm - Edit
Yang nulis semper-semperan koq nggak muncul-muncul di Yogya ya? Waktu dines ke purwareja klampok, kami lewat di waduk sempor. Langsung diplesetin semper. Keinget deh sama postingan ini, lalu saya bilang semper reformanda kali yak? Jadi tegesnya semua jadi inget pak joas, ha…ha…ha…
November 16th, 2009 at 8:53 pm - Edit
mungkin kalau ditinjau dari sejarah seolah-olah mengalami keterputusan total dari gereja segala abad,walaupun gereja abad yang lalu tidak akan pernah, dan tidak akan mau protes akan hal ini, ( lha wong sudah di dunia lain Pak,he.. ) kalau saya lebih melihat bahwa statement term protestan ini adalah bentuk “pengakuan dosa” dan semangat untuk makin lebih terbuka bagi gereja-gereja di segala abad dan tempat, ketoke kok ngono yo Pak,..