Warning: copy() [function.copy]: Filename cannot be empty in /home4/icfbosto/public_html/joas/wp-content/plugins/mytube/mytube.php on line 220

tadi siang, tepatnya kemarin siang, karena sekarang telah lewat tengah malam dan menjelang subuh, saya dan seorang teman dari gereja orthodox mengunjungi sebuah baiara orthodoks di kawasan brookline. namanya the holy transfiguration monastery. joshua, demikian nama teman saya, mengantar saya untuk mencari replika ikon the holy trinity dari andrei rublev yang tersohor itu. memasuki ruang depan biara, bau incense yang semerbak dan ruangan penuh dengan ikon menghantar saya pada gerbang misteri iman yang tak terhampiri selain lewat puja-puji. beberapa tahun terakhir kekaguman saya tradisi orthodoks timur memang makin menguat dan mempengaruhi cara pandang teologis yang, khususnya dalam hal teologi trinitarian. disertasi yang saya tulis, perihal makna perichoresis untuk teologi agama-agama sangat kuat dipengaruhi bapa-bapa gereja timur.

di biara itu, kami disambut seorang biarawan yang mempersilakan kami kembali dalam setengah jam karena ibadah siang yang belum rampung, sembari ia mempersilakan kami ikut dalam jamuan siang mereka. sayang, makan siang a la vietnam bersama joshua di atrium mall sungguh mengeyangkan. untuk mengisi waktu joshua mengajak saya mengunjungi toko buku holy cross seminary, tempat ia dulu menjalani pendidikan teologi.

akhirnya kami kembali ke biara dan memasuki toko yang menjual ikon dan alamat-alamat ibadah lain. ada ratusan ikon indah terpajang di sana. ada rasa menyekat menyaksikan karya artistik luar biasa itu. sayang ikon rublev yang saya cari tak ada di sana. rupanya, saya baru menyadarinya, biara tersebut berasal dari tradisi yunani, sedang andrei rublev merupakan seorang orthodoks dari tradisi rusia.

namun siang ini saya gembira.

dalam perjalanan pulang, saya melihat seorang biarawan tua, tengah bekerja di taman. tepatnya: tengah berdoa melalui pekerjaannya di taman.

saya lantas ingat pengalaman ekumenis yang sempat saya cicipi, ketika mengikuti konperensi misi dan penginjilan dunia di brasil beberapa belas tahun lalu. saya ingat bagaimana kami, anak-anak muda suka menjahili imam-imam katolik, dengan menarik-narik rambut mereka yang panjang. ah, lengkapnya tak usah diceritakan. memalukan …

7 Responses to “Gereja Ortodoks”
  1. tabita says:

    Joas, di Gedono ada icon trinity tsb. Aku juga lagi mau beli. Jadi kelak beli di Ind saja.

  2. wiwit budi priyono says:

    halo, secara kebetulan, saya dari gereja orthodox indonesia. Saya tinggal di Jawa Timur. Ketika membaca tulisan anda yg menyebut Joshua, saya ingin sekali berhubungan dengannya atau sampaikan salam saya untuk dia karena saya teman sekampung dia dulu. Atau anda punya emailnya? tentang gereja Orthodox memang ini adalah Gereja yang tetap pada jalur rasuliah tanpa putus yang tetap ada samapai sekaang ini.

  3. petrus says:

    sudah saatnya Gereja Orthodox diketahui oleh semua rang di Indonesia. agar menjadi berkat maka mat harus menghasilkan buah buah hidup yang seperti Kristus harapkan. saya juga simpatisan gereja orthodox. bagi yang mau berdiskusi ttg orthodoxia bisa hub saya di email atau hp 085865118850

  4. Romo Yohanes Bambang says:

    Sebagai Lulusan dari Holy Cross School of Theology in Boston, saya tahu persis siapa Yosua, disamping memang dia itu saudara saya juga lulusan dari Sekolah yang sama. Baru saja saya kontak dan berbicara banyak hal tentang Misi dan Visi Gereja Orthodox, untuk itu jika anda ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang Gereja Orthodox, datanglah ke Paroikia Js. Nikolaos, Taman Pondok Indah Blok X 2-3, Wiyung - Surabaya, atau hubungan Romo Paroikia, Romo Yohanes Bambang Cahyo Wicaksono, Gatul V/7, Mojokerto - Jawatimur, telp 0321-328-498. Banyak buku-2 orthodox yang telah ditulis dan diterjemahkan oleh beliau, sedangkan email beliau adalah Fryobamcawi@yahoo.com

  5. gregorius says:

    di medan ada gereja yang mengatasnamakan ortodoks buka stt tapi didalammya kebanyakan orang nias, yang cuma makan tidur, yang pada akhirnya jadi beban gereja mereka sering bikin ulah dengan mencuri , ngutang di warung sering bawa perempuan ke hotel, dan meniduri anak orang , gimana ini demi kebaikan nama ortodoks mohon di usut

  6. Hendra says:

    Hai Gregorius, knp bukan kau saja yg usut.Jangan bawa nama gereja ortodoks.

  7. andrei-nicolae says:

    Hi, I am very glad to find out Indonesia has an Orthodox life! I am from Romania, which is an orthodox country for hundreds of years, if you want to know some very interesting things about the right faith (ortho means in greek, right, the good one) an to discuss please mail me, i think it will be very interesting for us to become pen friends. I found your blog because the icon posted in your blog, which i found searching something very personal, that in a way got me closer to God. It has been really difficult to try to understand what you wrote there, becouse for us romanians indonesian is a very uncommon language :) So i wait for your answer, may God bless you

Leave a Reply