Hidup ini sebuah mujizat, yang berlangsung entah dalam keterpanaan atau pun tanpa tertengarai. Yang dibutuhkannya sesungguhnya hanyalah sebuah kepekaan, untuk mengiyakan bahwa mujizat tengah berlangsung … justru di saat kelaziman berdetak tanpa greget. Lebih-kurang kesadaran macam itu yang ingin dituturkan oleh Augustine berikut ini:

We take for granted the slow miracle whereby water in the irrigation of a vineyard becomes wine. It is only when Christ turns water into wine, in a quick motion, as it were, that we stand amazed. {St. Augustine}

One Response to “Slow miracle”
  1. Mariani Sutanto says:

    Iya pak, miracles still happened, baca deh postingan saya tgl 9 feb.

Leave a Reply